Kaitse Femeilor

A Path to Glossy World

0 notes

Magic & Showmanship

Gue gak ngerti banyak soal magic. Gue cuma tertarik, dan kadang suka maenin beberapa card trick dan metal bending. Bukan hal yang terlalu susah kalo soal teknis—but.. ada satu hal yang sering diabaikan oleh kebanyakan pemula: showmanship.

Ya, sulap itu nggak lebih dari seni menarik khalayak ramai dengan kecakapan memainkan pertunjukan. Seorang magician dikatakan sukses bila dia berhasil menarik perhatian orang—khususnya spectator—ke dalam frame kuat yang dibawanya dalam pertunjukkan. Sesederhana apapun tekniknya.

Gue jarang pake sulap buat ngehit hottie. Gue gak mahir nunjukkin showmanship. Gue gak mahir presentasi. Gue cuma bisa ngingetin brother yang gemar pake sulap buat hit cewe. Gue suruh liat muka cewe-cewe itu abis dia hit beberapa menit pake card tricks.

Nyaris seperti gak terjadi apa-apa brother!

Lo keliatan cuma seperti orang yang nyela pembicaraan mereka doang. Abis lo pergi, mereka kembali asik ngobrol berdua. Gak ada bekas bro, semua yang lo praktekin keliatan gak berarti di otak mereka setelah itu.

Kita gak cukup dengan mahir main card tricks yang bahkan anak kecil pun tau. Kita gak perlu beli semua DVD tutorial buat dikuasain semua triknya. Kita perlu menguasai esensi sulap itu sendiri, yaitu showmanship.

Menghibur. Membutakan. Menghanyutkan.

That’s why I rarely use it when I trying to engage a conversation with someone. Gue gak akan banyak melakukannya sebelum gue sanggup menguasai diri gue sendiri.